HomeEdisi 22Wise Woman Edisi 29Wanita Bijak Murid Kristus

Article List

Wanita Bijak Murid Kristus

Melalui keunikannya wanita berfungsi dan menjadi teladan”, inilah yang menjadi visi dari pelayanan Wanita Bijak. Dengan demikian, tujuan akhir dari pelayanan ini adalah menjadikan para wanita sebagai teladan bagi orang-orang disekitarnya atau secara khusus kepada wanita lainnya juga untuk mereka bisa mengalami perubahan hidup


Berdasarkan hasil pengamatan kami selama 16 tahun pelayanan in bergulir, setiap kali selesai mengikuti camp pembinaan modul 1, para peserta pembinaan WB belum sepenuhnya mengalami perubahan secara nyata. Itu sebabnya, mereka membutuhkan pembinaan lanjutan didalam modul-2 WB.  Sebab didalamnya terdapat 3 sasaran yaitu :
-    Perubahan cara berpikir (Paradigm)
-    Perubahan sikap hati (Attitude)
-    Perubahan perilaku (Behavior)


Didalam pembinaan modul-1 setiap peserta WB mulai menyadari dan menerima dirinya karena mereka memperoleh kebenaran yaitu ia diciptakan seharga dengan Allah. Melalui setiap sesi di topik ‘fungsi’, peserta sudah mengalami perubahan paradigma dalam perannya sebagai penolong dan perubahan sikap hati (attitude) yaitu sebuah tekad untuk berubah, tapi tidak semuanya mencapai perubahan perilaku. Setelah selesai mengikuti rangkaian pembinaan pembinaan WB modul 1, sebagian besar peserta sudah ada yang mengalami perubahan perilaku, tetapi buahnya belum menetap. Itu sebabnya mereka perlu lanjut mengikuti pembinaan modul-2 agar buah yang mereka alami menetap dan menjadi nyata dalam kehidupan mereka sehari-hari

Apakah yang menjadi perbedaan pembinaan WB modul-1 dan modul-2?
Modul-1
-    Setiap peserta mengalami pemulihan secara pribadi didalam hidupnya
-    Disetiap sesi, materi dibagikan oleh seorang pembicara
-    Dalam pembinaan modul terdapat struktur pelaksana, yaitu : Tim panitia, Pembicara, Fasilitator dan peserta

Modul-2
-    Setiap peserta di motivasi terus menerus untuk menjadi teladan setiap hari
-    Di setiap sesinya tidak terdapat pembicara yang membagikan pesan. Semua           anggota kelompok terlibat aktif untuk saling berbagi mengenai pengalaman perubahan yang mereka alami atau tantangan apa yang mereka masih hadapi untuk mencapai perubahan yang ditetapkan didalam setiap sesinya
-    Pemimpin kelompok adalah peserta didalam kelompok juga


Manfaat pembinaan modul-2 antara lain :
-    Setiap orang dapat mengalami proses pembelajaran secara terus menerus dan tidak mudah menyerah ketika mereka gagal didalam proses tersebut
-    Sebagai alat penolong untuk menumbuhkan gaya hidup pembelajaran bersama setiap pribadi dan kelompok (komunitas)
-    Melalui kelompok kecil modul-2, materi yang sudah disampaikan dipembinaan modul-1 dapat lebih diperdalam dan dipraktekkan, terutama dalam topik unik, fungsi dan bagaimana jadi teladan


Perubahan yang kita rindukan menjadi nyata dan dirasakan oleh banyak orang  justru ketika kita berada didalam pembinaan WB modul-2, karena setiap orang mendapat motivasi/dorongan yang dibutuhkannya untuk sampai kepada target perubahan yang ingin dicapainya. Oleh karena itu, kita harus sama-sama memikirkan bahwa perubahan yang terjadi di pembinaan modul-2 bukan hanya perubahan moral saja, tapi perubahan karena Firman Tuhan. Jika kita berubah karena Firman Tuhan, sudah otomatis perbuatan perilaku moral kita itu akan terlihat.
Sama seperti Tuhan Yesus yang datang ke dunia dan mati di atas kayu salib bukan semata-mata hanya karena ingin menjadikan semua umat manusia sebagai orang kristen, melainkan supaya setiap orang yang percaya kepadaNya menjadi murid. Itu sebabnya, sasaran pembinaan modul-2 adalah menjadi murid dan menghasilkan murid. Ini merupakan bagian dari amanat agung Tuhan (Matius 28:20, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang diajarkan kepadamu”), juga menjadi bagian dalam rapot WB point kelima. Raport WB yang dibagikan setiap kali pembinaan WB Modul-1 ini dibuat jauh-jauh hari sebelum adanya pembinaan modul-2, jadi sesungguhnya Tuhan sudah memberi hikmat dan pewahyuan kepada para pendiri pelayanan Wanita Bijak bahwa ujung pembinaan ini adalah melaksanakan Amanat Agung


Amanat agung adalah perintah yang diberikan oleh Yesus sendiri yang berarti sesuatu yang penting. Memuridkan adalah inti dari amanat agung kita. Pemuridan adalah strategi hebat untuk pelipatgandaan rohani. Dalam momen doa puasa korporat pelayanan WB yang lalu kita sudah sama-sama belajar mengenai watch and pray; iblis digambarkan seperti ular berkepala tujuh. Kepala melambangkan tempat ia berpikir, tujuh itu angka sempurna. Ini berarti iblis memiliki siasat yang sangat hebat. Oleh karena itu kita juga harus punya strategi. Kita harus berdoa. Ketika menjadi pemimpin kelompok modul-2 tidak mudah menjadikan seseorang menjadi murid karena iblis memang tidak menyukai hal ini. Disetiap camp pembinaan modul-1, para peserta pulang dengan membawa janji untuk komitmen berubah, tapi iblis tau bahwa janji ini sangat mudah baginya untuk dipatahkan. Namun, bagi mereka yang siap dimuridkan didalam kelompok pembinaan modul-2, baginya iblis akan seperti singa yang mengaum-ngaum dan berkeliling. Jangan takut! Sebagai pemimpin dan peserta modul-2 WB, kita harus berdoa puasa


Kristus ingin setiap orang percaya menjadi muridNya dan memuridkan wanita lain yang nantinya juga akan memuridkan wanita lain lagi. Pemuridan kita melampaui batas-batas fisik seperti : ruang kelas dan dinding ruangan, karena kita belajar langsung dari konteks kehidupan nyata. Firman Tuhan harus menjadi bahan dasar perubahan, iman akan dipraktekkan dalam realitas kehidupan itulah wanita Bijak
Menjadikan seseorang sebagai murid bukan berarti kita harus memiliki sebuah panggilan khusus atau hal ini hanya diberikan kepada mereka yang memiliki karunia rohani tertentu. Sebaliknya, memuridkan merupakan sebuah gaya hidup yang menunjukkan ketaatan, sudah seharusnya dimiliki semua orang percaya dan menjadi demonstrasi hidup orang percaya yang melayani Sang pancipta


Sama seperti yang Rasul Paulus katakan kepada Timotius, “Apa yang telah engkau dengan dari padaku di depan banyak saksi, percayakan itu kepada orang-orang yang  dapat di percayai, yang juga cakap mengajar orang lain” Timotius 2:2.  Proses memuridkan merupakan investasi kehidupan. Pemuridan adalah sebuah proses yang kita lakukan secara intensional; bersaksi, mengajar, melatih serta meneruskan keyakinan dan cara hidup kita kepada mereka yang meneruskannya lagi kepada orang lain

 


Kekristenan tanpa pemuridan adalah kekristenan tanpa Kristus
Dietrich Bonhoeffer


(Disadur dari sidang Pleno ke-4 Rakernas WB 2016 yang dibawakan oleh Ibu Shirley Kiantoro – Tim Strategis WB)

Wise Woman

Girl's Talk

Easy to startPembinaan yang diadakan untuk setiap remaja putri sehingga setiap remaja putri bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Single

Docs / SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang belum menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Ibu

Native RTL SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang sudah menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

Free business joomla templates