HomeWise Woman Edisi 17Bagaimana pertumbuhan kita sebagai orang percaya dalam hal karakter?

Article List

Bagaimana pertumbuhan kita sebagai orang percaya dalam hal karakter?

Bagaimana pertumbuhan kita sebagai orang percaya dalam hal karakter? Mungkin tanpa sadar kita mengalami pertumbuhan dengan lebih mengerti tentang hal-hal yang rohani tetapi apakah itu mengubah karakter kita menjadi lebih baik? Perubahan karakter adalah perkara rohani tetapi pengetahuan rohani belum tentu menghasilkan pertumbuhan karakter. Lewat pemuridan modul-2 WB, ibu rohani maupun anak rohani bersama-sama belajar dan bertumbuh. 

Dari sekian banyak karakter yang ada, seorang ibu rohani dapat belajar dan bertumbuh dalam hal: 

1.Bijak vs bebal (wisdom vs foolishness)

Bijak adalah karakter yang berkaitan dengan hikmat. Allah adalah sumber segala hikmat dan kepandaian. Jadi bagaimana kita bertumbuh menjadi seorang yang bijak adalah seberapa kita banyak mengaitkan hidup kita sehari-hari dengan kebenaran Firman Tuhan, sehingga kita mengalami kebenaran itu mengubah hidup kita. Bijak adalah melihat tangan Allah di dalam setiap pengalaman hidup. 

Suatu kali anak saya berkata demikian, “Mama, enak ya hidup jadi orang kaya…”. Saya bertanya, ”Kenapa kamu berkata demikian? Orang kaya itu yang seperti apa sih menurut kamu?” Ia lalu menjawab, ”Jadi orang kaya itu enak karena punya rumah besar dan banyak orang yang bisa diminta tolong untuk lakukan apa yang kita mau.” Saya terdiam, berpikir dan berdoa dalam hati; bertanya pada Tuhan bagaimana saya dapat memberikan pengertian yang benar. Dan Tuhan memberikan hikmatNya. Saya menjawab, “Nak, orang yang kaya itu adalah orang yang selalu punya sesuatu untuk dibagikan, sekalipun dia tidak mempunyai banyak untuk dibagikan. Itulah kemurahan hati.” Sejak saat itu anak saya mengerti bahwa “kaya” bukan semata-mata memiliki hal yang terlihat secara kasat mata, tetapi lebih kepada kaya karena melimpah dalam kemurahan yang sumbernya adalah Tuhan sendiri.

Seorang ibu rohani akan belajar untuk mengerti dan mengaitkan segala sesuatu dengan kuasa dan kedaulatan Tuhan. Ibu rohani yang terus belajar dalam hal ini akan makin bertumbuh dalam hikmat dan pengertian yang tidak akan pernah ada habisnya. Bukan menjadi yang hebat dan serba tahu tetapi menjadi seorang yang bijaksana karena Tuhan menjadi sumber hidupnya.

2.Kesediaan vs egosentris (availability vs self-centeredness)

Kesediaan adalah siap dan mampu melayani orang yang Allah bawa kepada kita.  Ibu rohani bukanlah jabatan atau pekerjaan, tapi ibu rohani adalah fungsi. Seperti halnya dengan seorang ibu jasmani dalam keluarga, maka menjadi ibu rohani akan menjadi beban jika melakukannya tidak dengan sukacita. Kesediaan adalah dasar dari pemuridan, kesediaan adalah memberikan hati kita dan bukan hanya tangan kita. Kesediaan sebagai seorang ibu rohani dimotivasi oleh keinginan untuk menjadi “pemberi” dan bukan “pengambil”.

Tantangan yang harus dihadapi seorang ibu rohani dalam setiap pemuridan adalah bagaimana proses ini dilakukan dengan konsisten (terus menerus) dan komitmen. Semua ini akan menjadi beban jika tidak dilakukan dengan pengertian yang benar. Kesediaan memberikan waktu, tenaga, pikiran, doa dan banyak hal lain yang dapat dilakukan harus didasarkan pada motivasi hati yang benar. Kesediaan yang didasari oleh sukacita untuk membuat orang lain berhasil akan mendatangkan perubahan.  

Seorang anak rohani dapat belajar dan bertumbuh dalam hal : 

1.Hormat vs meremehkan (honor vs disrespect)

Bagaimana kita menghormati seseorang dengan tulus lahir dari rasa takut yang benar akan Allah. Menghormati juga meliputi menghargai. Kita tidak mungkin menghargai seseorang jika kita tidak menghormatinya. Tidak ada seorang anak yang “harus dipaksa” untuk memiliki hormat kepada orang tuanya. Demikian juga halnya dengan seorang anak rohani kepada ibu rohaninya. Karakter ini lahir dari seberapa sang anak bertumbuh kedewasaannya dan memiliki pengertian yang benar mengapa dia menghormati ibu rohaninya. 

Seperti halnya dengan menjadi ibu rohani bukanlah suatu jabatan/pangkat, demikian pula seorang anak rohani bukan berarti memiliki tingkatan lebih rendah sehingga ia harus menghormati  ibu rohaninya. Karakter ini berkaitan dengan hormat kepada otoritas karena Tuhan. Seperti halnya dengan Musa yang menghormati perintah Tuhan lebih daripada semua harta dan kekayaan Mesir dan sebaliknya bagaimana Esau meremehkan hak kesulungan yang Tuhan berikan dan menukarnya dengan semangkok sup.

Saat seorang anak rohani belajar dan bertumbuh dalam karakter ini kepada ibu rohaninya, itu akan menjadi berkat tersendiri saat si anak rohani bertumbuh menjadi seorang ibu rohani kelak. 

 

2.Perhatian penuh vs mudah terganggu (attentiveness vs distraction)

Penuh perhatian adalah sikap yang lebih daripada sekedar mendengar dengan telinga, namun sebaliknya ini adalah sikap “hati yang mendengar”. Untuk mendengar dengan hati dibutuhkan kesediaan dan kerelaan. Kadang kita mendengar tetapi apa yang kita dengar lewat begitu saja, bahkan sering terlupakan. Tanpa kualitas penuh perhatian kita sulit untuk mengembangkan karakter yang lain karena pusatnya ada pada mata hati kita. 

Penuh perhatian dimulai secara pribadi kepada suara Allah dan bimbingan Roh Kudus dalam hidup sehari-hari kita serta kepada ajaran orang tua kita. Demikian pula, seorang anak rohani perlu belajar dan bertumbuh dalam karakter ini. 

Hal sederhana yang dapat dikembangkan adalah saat pemuridan berlangsung. Apakah kita menunjukkan sikap penuh perhatian kepada apa yang sedang dibicarakan? Ataukah kita sibuk dengan hal-hal lain? (GE/AA)

 

Sumber :  sebagian diambil dari  “Kuasa menuju sukses sejati” – International Association of Character Cities, Lembaga karakter prima Indonesia – tahun 2006

 

Girl's Talk

Easy to startPembinaan yang diadakan untuk setiap remaja putri sehingga setiap remaja putri bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Single

Docs / SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang belum menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Ibu

Native RTL SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang sudah menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

Free business joomla templates