HomeWise Woman Edisi 17Persahabatan VS Pengibuan

Article List

Persahabatan VS Pengibuan

Memiliki seorang sahabat adalah hal yang berharga dalam kehidupan ini. Namun, seorang wanita tidak cukup memiliki sahabat karena ada bagian dalam sisi gender- nya yang perlu disentuh, dibentuk, dan dididik oleh seorang wanita lain yang lebih dewasa secara rohani untuk menjadi seorang wanita seperti yang Tuhan kehendaki.

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu; namun seorang ibu rohani tidak hanya memberikan kasih tetapi juga membimbing saat anak rohani-nya menghadapi masalah dan menolongnya menemukan jalan untuk keluar dari masalah tersebut. Dalam prosesnya, seorang ibu rohani membimbing dan mengajarkan bagaimana mempraktekkan kebenaran Firman Tuhan sampai kebenaran itu sendiri yang memerdekakan si-anak. Dalam persahabatan tidak ada unsur membimbing dan mendidik.

Persahabatan bisa jadi adalah hubungan yang terbangun secara faktor emosional (kesamaan hobby, visi, atau gaya hidup). Sahabat ada dalam saat suka dan duka. Namun hubungan ini dapat lekang oleh waktu. Sedangkan hubungan ibu dan anak rohani adalah berdasarkan kasih (agape) dimana masing-masing baik anak dan ibu rohani-nya belajar mengejar kasih dimana gaya hidup melibatkan Tuhan sehari-hari adalah faktor yang utama. Persahabatan jarang mencapai tahap ini. Karena persahabatan bisa terputus oleh perbedaan/konflik dan juga jarak.

 Tidak demikian hal nya dengan hubungan ibu dan anak rohani-nya. Seperti halnya dengan ibu-anak jasmani demikian juga dengan ibu-anak rohani. Tidak ada istilah “bekas anak atau bekas ibu”. Bisa jadi saat hubungan ibu – anak rohani terjalin dan mengalami masalah itulah saatnya ujian untuk mempraktekkan kasih (agape). Mungkin sang ibu rohani bisa terluka, kecewa, marah atau kesal karena satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh si anak rohani, saat itu seolah hubungan itu akan terputus. Tentunya bukan hal yang mudah karena sama-sama wanita dan banyak melibatkan perasaan masing-masing. Namun seorang ibu rohani yang dewasa dan matang dalam kerohanian-nya tentulah tidak akan meninggalkan si anak begitu saja dan memilih untuk terluka/kecewa. 

Inilah ujian kedewasaan baik bagi si ibu rohani maupun si anak. Seorang ibu rohani tidak memaksakan kehendak/standard-nya kepada anak rohaninya untuk berubah tetapi membawa si anak rohani kembali kepada standard-nya Tuhan. 

Ibu rohani mendoakan, menolong, membimbing dan mendidik si anak untuk dapat mengalami bahwa Tuhan tetap bekerja mendatangkan kebaikan bahkan didalam kelemahan-kelemahan-nya (cc/aa)

 

Girl's Talk

Easy to startPembinaan yang diadakan untuk setiap remaja putri sehingga setiap remaja putri bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Single

Docs / SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang belum menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Ibu

Native RTL SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang sudah menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

Free business joomla templates