HomeWise Woman Edisi 18

Article List

Wise Woman

Perubahan

Oleh : Anna Ho – Tim Strategis WB

 

“Saya senang ada di kelompok pemuridan modul-2 WB ini karena saya sering ditanya.... Dengan ditanya maka saya jadi menemukan akar masalah saya sendiri.  Apa yang ada didalam cara pikir saya yang salah selama ini jadi tergali dan saya jadi menemukan bagaimana belajar untuk berubah dalam cara pikir. Dari malas dan tidak peduli, saya jadi mulai termotivasi untuk berubah dan peduli untuk  mengurus rumah dengan lebih baik”, ungkapan ibu Lusi (bukan nama sebenarnya) salah seorang alumni Modul-1 WB di Jakarta. 

Sejujurnya perubahan adalah hal yang tidak mudah untuk dihadapi dan dilakukan, namun justru itulah tujuan kita mengenal Tuhan secara pribadi yaitu demi suatu perubahan. Seperti juga Tuhan Yesus yang rela mati menebus dosa seluruh umat manusia. IA mati untuk suatu perubahan. Supaya manusia ciptaan-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Demikian juga halnya dengan modul-2 WB. Modul ini di-desain sejak awal untuk mencapai perubahan yang dilakukan lewat bentuk kelompok pemuridan. Setiap pribadi yang terlibat didalamnya (baik ibu rohani maupun anak rohani) pasti dan seharusnya mengalami perubahan karena belajar bersama-sama menerapkan kebenaran Firman Tuhan dalam hidupnya sehari-hari; mulai dari perubahan cara pikir, sikap hati dan akan terlihat dari tingkah laku/respon.

Pemulihan umumnya terjadi lewat mengalami setiap kebenaran yang disampaikan dalam modul-1 (biasanya dalam bentuk camp dan kelas pembinaan).  Namun pemulihan itu perlu diuji lewat praktek hidup sehari-hari yang jangka waktunya adalah seumur hidup, jika tidak maka pemulihan itu tidak akan berdampak kekal. Umumnya antara 1 hingga 3 bulan seorang alumni pembinaan Wanita Bijak dapat mengingat dan “mencoba” untuk belajar berubah dari yang salah menjadi benar lewat respon-nya, namun untuk bertahan lebih dari itu bukanlah hal yang mudah kalau tidak tinggal dalam komunitas bersama-sama dengan wanita lain yang juga sama-sama mengejar perubahan. Nah, modul-2 WB adalah wadah bagi setiap alumni WB untuk “menindak lanjuti” pemulihan yang dialami secara pribadi lewat belajar bersama-sama dalam kelompok kecil dan mengalami perubahan saat mempraktekkan kebenaran Firman Tuhan sehari-hari. Modul-2 WB menolong setiap alumni mengalami perubahan dan bertumbuh menjadi wanita-wanita yang dewasa dan matang secara kerohanian, memiliki pengertian yang benar tentang kebenaran Firman Tuhan dan bagaimana mengaplikasikannya secara praktis. Inilah fungsi ibu-ibu rohani. Setiap alumni WB dapat menjadi “ibu” bagi wanita lain berapapun usia dan apapun latar belakangnya. 

Saat ini kelompok-kelompok pemuridan modul-2 WB (usia ibu-sudah menikah, single dan remaja putri/Girls’ Talk) yang sudah berjalan ada di kota-kota seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Banten, Bandung, Semarang, Solo, Jogja, Surabaya, Bali, Lombok, Tikalong, Manokwari, Lubuk Linggau, pangkalan bun, Pekalongan, Singapore, Kuching (Serawak – Malaysia).  Pelatihan-pelatihan modul-2 WB juga terus berjalan di kota-kota untuk memperlengkapi setiap alumni yang sudah terlibat dalam tim pelayanan WB untuk tidak hanya “menyelenggarakan” camp modul-1 WB. Beberapa pelatihan sudah dilakukan baru-baru ini seperti di Bontang (Kalimantan), Parakan, Pekanbaru, Balikpapan, Miri (Serawak – Malaysia), dan Brunei Darussalam. 

Tantangan dan kesulitan modul-2 WB untuk dapat berjalan adalah masalah komitmen dan konsistensi. Dua hal ini umumnya dijumpai di hampir setiap kota/area yang menyelenggarakan pelatihan modul-2.  Sejujurnya memang modul-2 ini bentuknya “tidak semenarik” modul-1 dan harus dilakukan dengan konsisten; butuh jangka waktu yang panjang.  Kita cenderung lebih senang untuk mendapatkan hasil yang cepat, demikian juga dengan perubahan, padahal perubahan adalah sebuah proses yang membutuhkan kemauan dan waktu. Adalah proses yang baik untuk bersama-sama belajar dan bertumbuh menjadi dewasa dalam setiap ujian kehidupan yang harus di-responi. Modul-2 WB juga merupakan sarana untuk mengevaluasi diri lewat 5 point raport WB yaitu : 

Wanita yang menjaga mulut dan hatinya 

Wanita yang berfungsi sebagai penolong 

Wanita yang bertumbuh didalam persekutuan dengan Tuhan dan firman-Nya 

Wanita yang bertumbuh dalam keahliannya 

Wanita yang melaksanakan Amanat Agung 

Modul-2 WB bukan hanya ada tantangannya tapi juga ada keindahannya karena proses pembelajaran bersama akan menghasilkan pengertian dan pemahaman terhadap diri kita sendiri dan orang lain.  Setiap kita, siapapun kita tetap ada bagian yang kita harus terus perbaiki dengan acuan kebenaran Firman Tuhan. 

Saya secara pribadi banyak mengalami perubahan lewat melakukan pemuridan modul-2 WB ini. Saya banyak dibentuk dan belajar menyadari bahwa banyak sisi kehidupan saya yang perlu menjadi dewasa karena itu terlihat dari respon saya.  Saya sangat bersyukur karena pemuridan modul-2 ini sangat menolong proses untuk saya menghidupi kebenaran yang saya tahu dan bersabar terhadap diri sendiri dan orang lain dalam proses perubahan. 

Jika anda adalah alumni pembinaan modul-1 WB jangan berhenti sampai anda mengikuti camp dan mengalami pemulihan, anda dapat melibatkan diri sebagai fasilitator/pembina sambil terlibat dalam pemuridan kelompok bersama dengan alumni modul-1 WB di area/kota anda masing-masing. 

Bagi anda yang sudah terlibat dalam kelompok pemuridan modul-2 WB sebagai ibu rohani, tetaplah setia dan terus bertumbuh; sehingga anda menjadi semakin dewasa dan matang lewat kesabaran memuridkan wanita-wanita lain karena anda menjadi ibu rohani adalah melakukan fungsi peng-ibuan bukan karena anda memiliki posisi/jabatan. Dengan melakukan fungsi caring, character building dan calling kepada anak rohani kita, Tuhan menyertai kita dengan kasih karunia dan hikmat-Nya dengan kasih sebagai dasarnya.

Jika anda adalah anak rohani dalam kelompok pemuridan modul 2, setialah untuk belajar menundukkan diri, bersedia untuk memberikan diri dikasihi, dinasehati, dan ditegur oleh ibu rohani anda. Belajar-lah untuk menghargai ibu rohani anda dengan setiap kekurangan dan kelebihannya, mengasihi-nya dengan hati yang murni serta mengembangkan perhatian/caring kepadanya. Jika anda melakukan bagian anda sebagai seorang anak, maka tanpa anda sadari itu akan menumbuhkan dan mematangkan anda untuk siap menjadi  seorang ibu rohani. 

Masing-masing dari kita memiliki tanggung jawab dihadapan Tuhan dengan setiap pemulihan yang kita alami secara pribadi untuk menjadi dewasa dan siap melaksanakan amanat agung. Kita dapat melakukannya dengan sederhana asalkan setia karena lewat keunikan, kita berfungsi dan MENJADI TELADAN. (aa)

 

Page 65 of 74

Girl's Talk

Easy to startPembinaan yang diadakan untuk setiap remaja putri sehingga setiap remaja putri bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Single

Docs / SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang belum menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

WB Ibu

Native RTL SupportPembinaan yang di adakan untuk menjawab kebutuhan wanita yang sudah menikah sehingga setiap wanita bisa mengetahui fungsinya dan menjadi teladan dalam kehidupan mereka sehari - hari.

Free business joomla templates