Cakap Mengelola Keuangan

Kecakapan kita dalam mengelola keuangan menunjukkan keimanan kita kepada Tuhan. Ada 2 alasan mengapa cara kita mengelola keuangan menunjukkan iman kita kepada Tuhan

  1. Uang Anda adalah milik Tuhan

Mazmur 24:1, berkata “Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.” Pernyataan Alkitab ini menunjukkan secara jelas bahwa seisi bumi adalah milikNya, itu berarti uang anda pun sepenuhnya adalah milik Tuhan. Ya, memang anda yang bekerja keras untuk menghasilkan uang, anda juga yang berusaha keras untuk menyimpan dan berhemat sedemikian rupa. Tetapi ingat, dilain pihak kita masih sepenuhnya bergantung kepada Allah akan kesehatan, damai sejahtera, keamanan, dsb. uang tidak dapat membayar itu semua.

2. Cara Anda menggunakan yang menunjukkan iman Anda

Apakah Anda memiliki catatan keuangan yang rapih setiap bulannya? Apakah anda meminta pertolongan Tuhan sebelum Anda mengatur rencana keuangan tersebut? Kemana saja biasanya Anda mengalokasikan keuangan Anda? Sudahkan Anda disiplin memberikan perpuluhan? Menjadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam keuagan kita merupakan salah satu ciri dari Wanita Bijak, yaitu wanita yang dapat mengaplikasikan kebenaran Tuhan dalam setiap aspek kehidupannya. Pertanyaan-pertanyaan diatas dapat menolong Anda untuk mengevaluasi diri sudah sejauh mana Anda mempercayai Tuhan dalam keuangan anda, maka Ia dapat selalu diandalkan. “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu kedalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan dirumah-Ku dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”

Maleakhi 3:10

Sebagai wanita bijak, Anda perlu membuat rencana pengelolaan setiap bulannya. Temukan beragam cara pengelolaan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Ingat, firman Tuhan berkata, “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mamon” (Matius 6:24). Jika Anda memilih Allah sebagai tuan, maka jadikan uang Anda sebagai hamba yang dapat dikelola sehingga melaluinya iman Anda bertumbuh dan nama Tuhan di permuliakan. (F/D)

2018-06-11T03:25:01+00:00